Showing posts with label Pengertian SOP. Show all posts
Showing posts with label Pengertian SOP. Show all posts

Monday, May 26, 2014

Standard Operating Procedure (SOP) Adalah

Standard Operating Procedure (SOP)

2.1   Pengertian
2.1.1 Pengertian Standard (Standar)
Something used as a measure, norm, or model in comparative evaluations”(Oxford Dictionary). Sesuatu yang digunakan sebagai ukuran, norma, atau model dalam evaluasi komparatif.

2.1.2 Pengertian Operating (Operasional)
Control the functioning of (a machine, process, or system)” (Oxford Dictionary).Mengontrol fungsi (mesin, proses, atau sistem).

2.1.3 Pengertian Procedure (Prosedur)
An established or official way of doing something” (Oxford Dictionary). Cara yang tersusun atau resmi melakukan sesuatu.

2.1.4 Pengertian Standard Operational Procedure (SOP)
Menurut Tjipto Atmoko, Standar Operasional Prosedur merupakan suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan  sesuai denga fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator-indikator teknis, administratif dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan.

2.2   Dasar Hukum SOP
1.      Undang-undang  Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia              Tahun 2009 Nomor 144, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063)
2.      Undang-Undang nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan (lembaran Negara Repulik Indonesia tahun            2009 nomor 152 , tambahan lembaran Negara nomoor 5071)
3.     Permen PAN Nomor: PER/21/M.PAN/11/2008 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional            Prosedur Administrasi Pemerintahan.

2.3  Tujuan dan Manfaat SOP
SOP (Standar Operasional Prosedur) merupakan dokumen yang berisi langkah-langkah/sistematika  kerja dalam sebuah organisasi. Dari beberapa pengertian SOP menurut para ahli, tujuan utama dari penyusunan SOP adalah untuk mempermudah setiap proses kerja dan meminimalisir adanya kesalahan di dalam proses pengerjaannya.

Adapun tujuan dari penyusunan SOP diantaranya :
a. Agar petugas atau pegawai menjaga konsisitensi dan tingkat kinerja petugas atau pegawai atau tim dalam organisasi atau unit kerja.
b. Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap–tiap posisi dalam organisasi.
c. Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas atau pegawai terkait.
d. Melindungi organisasi atau unit kerja dan petugas atau pegawai dari malpraktek atau kesalahan administrasi lainnya.
e. Untuk menghindari kegagalan atau kesalahan, keraguan, duplikasi dan inefisiensi.
f. Memberikan keterangan tentang dokumen- dokumen yang dibutuhkan dalam suatu proses kerja.

Manfaat yang didapat dengan pembuatan Standar Operasional Prosedur ini diantaranya:
a. Efisiensi Waktu, karena semua proses  menjadi lebih cepat ketika pekerjaan itu sudah terstruktur secara sistematis dalam sebuah dokumen tertulis. Semua kegiatan karyawan sudah tercantum dalam SOP sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan selama masa kerja.
b. Memudahkan tahapan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sebagai konsumen dilihat dari sisi kesederhanaan alur pelayanan.
c. Kesungguhan  karyawan dalam memberikan pelayanan,  terutama  terhadap  konsistensi  waktu kerja  sesuai  ketentuan  yang  berlaku. Ini merupakan standardisasi bagaimana seorang karyawan menyelesaikan tugasnya.
d. Dapat digunakan sebagai sarana untuk mengkomunikasikan pelaksanaan suatu pekerjaan.
e. Dapat digunakan sebagai sarana  acuan dalam melakukan penilaian terhadap proses layanan. Jika karyawan bertindak tidak sesuai dengan SOP berarti dia memiliki nilai kurang dalam melakukan layanan.
f. Dapat digunakan sebagai sarana mengendalikan dan mengantisipasi apabila terdapat suatu perubahan sistem.
g. Dapat digunakan sebagai daftar yang digunakan secara berkala oleh pengawas ketika diadakan audit. SOP yang valid akan mengurangi beban kerja. Bersamaan dengan itu dapat juga meningkatkan comparability, credibility dan defensibility.
h. Membantu pegawai menjadi lebih mandiri dan tidak tergantung pada intervensi manajemen, sehingga akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam pelaksanaan proses sehari-hari.
i. Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas.
READ MORE →

Pengertian dan Kumpulan SOP (Standard Operating Procedure)

Standard Operating Procedure (SOP) adalah penetapan tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, kapan, dimana, dan oleh siapa. SOP dibuat untuk menghindari terjadinya variasi dalam proses pelaksanaan kegiatan yang akan mengganggu kinerja organisasi secara keseluruhan. SOP merupakan mekanisme penggerak organisasi/lembaga agar dapat berjalan/berfungsi secara efektif dan efisien.

Dalam organisasi pemerintah, SOP diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan publik yang optimal dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Kondisi ini memotivasi partisipasi sukarela masyarakat pada program pemerintah.



Dalam keperawatan posisi SOP sangat diperlukan dalam semua situasi tindakan keperawatan. keperawatan tanpa SOP itu ibarat guru mengajar tanpa buku. Jadi dalam segala hal SOP itu sangat dibutuhkan. 

Dalam blog ini akan kami sajikan kumpulan SOP Keperawatan terlengkap dan terbaru.

  1. Kumpulan SOP IGD
  2. Kumpulan SOP Pelayanan
  3. Kumpulan SOP Bedah
  4. Kumpulan SOP Eliminasi
  5. Kumpulan SOP Kebutuhan Cairan dan Elektrolit
  6. SOP Pemberian Obat
  7. SOP Oksigenasi
  8. SOP Aktivitas dan Mobilitas
  9. SOP Pengkajian
  10. SOP Perioperatif dan pos Operatif
  11. SOP Higyene dan Infeksi
READ MORE →